Assalamu’alaikum…
Semangat pagi anak-anak,
apa kabarnya hari ini?
Semoga kita semua selalu
diberikan kesehatan oleh Alloh SWT ya, Aamiin.
Pada
pertemuan sebelumnya kita sudah mempelajari tentang sistem pernapasan manusia. Kita
sudah mengetahui secara bersama-sama apa saja organ yang terlibat pada sistem
pernapasan hingga gangguan yang terjadi pada sistem pernapasan manusia. Coba
kalian lihat gambar di atas? Apa yang terdapat pada muka anak lelaki tersebut?
Nah, betul sekali itu adalah keringat. Keringat merupakan salah satu zat sisa
yang dikeluarkan oleh tubuh kita. Pada pertemuan kali ini kita akan mempelajari
tentang sistem ekskresi pada manusia.
Tujuan Pembelajaran : Peserta didik diharapkan dapat menganalisis
struktur dan fungsi sistem ekskresi.
Selanjutnya
kita simak materinya, yuuk!
A.
Pengertian
sistem ekskresi
Ekskresi adalah proses pengeluaran zat-zat sisa
metabolisme yang tidak diperlukan tubuh. Mengapa zat-zat sisa tersebut harus
dikeluarkan dari tubuh kita?
B.
Fungsi
sistem ekskresi pada manusia
Fungsi sistem ekskresi pada manusia yaitu untuk
menjaga keseimbangan tubuh dengan cara membuang sisa-sisa metabolism yang
dikeluarkan oleh sel.
Sisa-sisa metabolisme ini
berupa senyawa-senyawa yang bersifat toksik (racun) sehingga jika tidak
dikeluarkan dapat menyebabkan terganggunya fungsi organ-organ di dalam tubuh. Nah,
organ-organ apa sajakah yang berperan dalam sistem ekskresi pada manusia?
C.
Organ-organ
pada sistem ekskresi manusia
1.
Kulit
Kulit merupakan lapisan jaringan pelindung
terluar yang terdapat di permukaan tubuh. Kulit termasuk organ
ekskresi karena mampu mengeluarkan zat-zat sisa berupa kelenjar keringat.
Selain sebagai organ ekskresi, kulit juga berfungsi sebagai alat indera perasa
dan peraba. Kulit terdiri dari tiga lapisan, masing-masing lapisan mempunyai
fungsinya seperti gambar berikut:
- Epidermis (Lapisan Kulit Ari)
Epidermis merupakan lapisan kulit paling luar dan
sangat tipis. Epidermis terdiri dari lapisan tanduk dan lapisan
malphigi. Lapisan tanduk merupakan sel-sel mati yang mudah mengelupas,
tidak mengandung pembuluh darah dan serabut saraf, sehingga lapisan ini tidak
dapat mengeluarkan darah saat mengelupas. Lapisan malphigi merupakan lapisan
yang terdapat di bawah lapisan tanduk, yang tersuun dari sel-sel hidup dan
memiliki kemampuan untuk membelah diri. Lapisan malphigi terdapat pigmen yang
dapat menentukan warna kulit, dan melindungi sel dari kerusakan akibat sinar
matahari.
- Dermis (Lapisan Kulit Jangat)
Dermis merupakan lapisan kulit yang terletak di
bawah lapisan epidermis. Lapisan dermis lebih tebal daripada lapisan
epidermis. Lapisan dermis terdiri dari beberapa jaringan sebagai berikut:
- Jaringan ikat bawah kulit
Lapisan ini terletak di bawah dermis,
di antara lapisan jaringan ikat bawah kulit dengan dermis dibatasi oleh sel
lemak. Lemak ini berfungsi untuk melindungi tubuh dari benturan, sebagai sumber
energi dan penahan suhu tubuh.
2.
Ginjal
Ginjal merupakan komponen utama penyusun
sistem ekskresi manusia yaitu urin. Manusia
memiliki sepasang ginjal berukuran sekitar 10 cm. Letak ginjal di rongga perut
sebelah kiri dan kanan ruas-ruas tulang pinggang. Ginjal berfungsi untuk menyaring
zat-zat sisa metabolisme dari dalam darah, mempertahankan keseimbangan cairan
tubuh, mengeskresikan gula darah yang melebihi kadar normal dan mengatur
keseimbangan kadar asam, basa, dan garam di dalam tubuh.
Secara umum ginjal terdiri dari tiga bagian:
Proses Pembentukan Urin
- Filtrasi: proses penyaringan
sel-sel darah. Hasil dari proses filtrasi berupa urin primer yang masih
mengandung air, glukosa, dan asam amino. Tapi sudah tidak mengandung
protein dan darah.
- Reabsorbsi: proses penyerapan
kembali zat-zat yang masih dibutuhkan oleh tubuh. Hasil dari proses
reabsorbsi adalah urin sekunder.
- Augmentasi: proses pengumpulan
cairan dari proses sebelumnya. Hasil dari proses augmentasi adalah urin
sesungguhnya.
3.
Paru-paru
Paru-paru manusia
berjumlah sepasang, terletak di dalam rongga dada yang dilindungi oleh tulang
rusuk. Paru-paru memiliki fungsi utama sebagai organ pernapasan. Paru-paru juga
merupakan organ ekskresi yang berfungsi mengeluarkan gas-gas sisa
proses pernapasan yaitu gas CO2 (karbon dioksida) dan H2O
(uap air).
4.
Hati
Hati berada di dalam
rongga perut sebelah kanan di bawah diafragma yang dilindungi oleh selaput
tipis bernama kapsula hepatis. Hati berfungsi untuk mengeksresikan
getah empedu zat sisa dari perombakan sel darah merah yang telah rusak dan
dihancurkan di dalam limpa. Selain berfungsi sebagai organ
ekskreksi, hati juga berperan sebagai penawar racun, menyimpan glikogen (gula
otot), pembentukan sel darah merah pada janin dan sebagai kelenjar pencernaan.
Oke, itulah penjelasan organ-organ sistem
ekskresi pada manusia yaitu kulit, ginjal, paru-paru, dan hati. Kulit mengekskresikan
kelenjar keringat, ginjal mengekskresikan urin, paru-paru mengekskresikan
karbondioksida dan uap air, dan hati mengekskresikan empedu.
Sumber:
https://blog.ruangguru.com/organ-organ-sistem-ekskresi-pada-manusia
https://youtu.be/ovsvBixVVUY
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxxZacbqOFcIcLf9jXdLy-Ma74NfZd8FCCUZVmGCxJgZbRvmfHk3JoLjxw1SBOVaxlKplsi9zQ-4dtHhgG-lQsnB7kl5vjhPzDcrUXsOaNMRfNDqABdw-qK5IYcHVwHIcQP918Pv8vj9w/s1600/berkeringat.jpg
Sumber:
https://blog.ruangguru.com/organ-organ-sistem-ekskresi-pada-manusia
https://youtu.be/ovsvBixVVUY
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxxZacbqOFcIcLf9jXdLy-Ma74NfZd8FCCUZVmGCxJgZbRvmfHk3JoLjxw1SBOVaxlKplsi9zQ-4dtHhgG-lQsnB7kl5vjhPzDcrUXsOaNMRfNDqABdw-qK5IYcHVwHIcQP918Pv8vj9w/s1600/berkeringat.jpg







0 Komentar